5 November 2024 - 18:45
Koran Zionis, TheMarker: Ekonomi Israel Tidak Punya Masa Depan

Surat kabar ekonomi Israel, mengakui bahwa perang membawa dampak yang mengerikan bagi perekonomian rezim ini, dan beberapa tahun setelah perang berakhir, Tel Aviv tidak akan bisa memperbaiki kondisi ini.

TheMarker, Senin (4/11/2024) melaporkan, tidak hanya dalam setahun terakhir, sampai saat ini jumlah bisnis yang gulung tikar di Israel, tidak mengalami penurunan, bahkan beberapa prediksi menunjukkan hingga akhir tahun 2024 jumlahnya akan bertambah.

Menurut surat kabar Israel, perekonomian Rezim Zionis, sejak awal perang terhadap Gaza, pada Oktober 2023, sampai sekarang menanggung kerugian yang besar, dan seiring dengan meluasnya perang ke selatan Lebanon, kerugian tersebut semakin besar.

TheMarker, menjelaskan, permohonan untuk membuka cabang dan perusahaan di Israel, dalam tiga bulan pertama tahun 2024 mengalami penurunan tajam dibandingkan rentang waktu yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.

Sejumlah banyak pelaku usaha di Israel, menangguhkan rencana-rencana mereka untuk mengembangkan usaha atau masuk ke proyek-proyek bisnis baru.

Mereka meyakini alasan utama dari semua ini adalah perang-perang yang dilancarkan Israel, sejak setahun lalu, dan sekarang sama sekali tidak ada prospek dan masa depan yang baik bagi ekonomi Israel.

Para pelaku bisnis Israel, menegaskan meski tingkat suku bunga bank tinggi, dan tidak ada masa depan cerah bagi perekonomian Israel, namun Kabinet Rezim Zionis, tidak juga memberikan utang kepada para pelaku usaha, dan perusahaan-perusahaan tetap menderita karena keuntungan terus menurun.

TheMarker menandaskan, saat ini puluhan ribu orang di Israel, mengungsi dari rumah-rumah mereka, dan kebanyakan orang Israel, sama sekali tidak bisa memulai bisnis baru karena kondisi yang dialaminya. (HS)

342/